1/21/2012 -
No comments
No comments
Thank u, Darl!
Butiran kecil dari langit mulai turun perlahan-lahan. Saat itu Clara dan Hennry masih ada di dalam toko buku dan bergegas melangkah keluar ingin pulang. Ketika didapatinya pintu keluar, Clara dan Hennry langsung menuju depan mall untuk menunggu angkutan umum.
"Dingin nih." tukasnya sekilas.
"Pake jaket aku aja." tukas Hennry, sambil melepaskan jaketnya dan menaruhnya di badan Clara.
Angkutan umum yang ditunggu-tunggu itupun telah datang. Clara dan Hennry bergegas menaiki angkutan umum tersebut dan melangkah pergi.
***
"Aku sakit. Mual." ujar Clara ketika Hennry menanyakan keadaannya.
"Cepet sembuh ya. Liburannya udah mau selesai nih." Hennry menjawab.
Kringgg......kring.... beberapa lama kemudian bel didepan rumah Clara berbunyi.
"Sabar."
Clara bergegas pergi ke arah pintu dan didapatinya Hennry disitu.
"Kamuuuuu............" tiba tiba Hennry sontak memeluk Clara.
"Kamu kenapa? nggak biasanya dateng langsung meluk." ujar Clara, heran dengan apa yang dilakukan oleh Hennry.
"Nggak apa-apa. Ikut aku yuk!" ujar Hennry sambil mengulaskan senyum lemahnya.
Clara hanya menuruti Hennry saja. bingung dengan apa yang akan dilakukan hennry.
"Ini buat kamu.... Bacanya dirumah aja,ya." ujar Hennry singkat, menyerahkan buku yang sangat amat dibeli Clara. Buku Mitologi Yunani. dan dihalaman paling belakang terselip surat kecil dan foto mereka berdua, akan tetapi Hennry tidak mengatakannya.
"Iya, makasih ya. You're the best boyfriend I've ever had." jawab Clara sambil mengulaskan senyum kecil yang mengembang dibibirnya.
"Kamu udah sembuh? Atau masih sakit?" ujar Hennry
"udah mendingan kok,ehehe."
Tiba tiba Hennry mengecup kening Clara dan berbisik kecil di telinganya.
"Aku sayang kamu. You're the best girl friend I've ever had,too."
lalu, Hennry mengantar Clara pulang kerumahnya, lalu memberikan satu hadiah lagi. Buku kecil untuk mencatat apasaja. dan dibaliknya pun, ia menulis..
"Maafin aku ya ninggalin kamu. Maaaf yang sangat amat maaaf. Thank u,Darl! buat semuanya."
***
Keesokan harinya, Hennry sudah tak sadarkan diri. Orangtuanya segera membawanya ke Rumah Sakit terdekat.
"maaf bu, saya tidak dapat menolong anda..... Anak ibu meninggal dunia... Terserang Leukimia." tukas dokter itu dengan nada sedih.
"Leuk.....kimia.." ujar adik Hennry.
"Iya, sudah 4 bulan yang lalu ia terkena leukimia." ujar mama Hennry sedih.
mama Hennry bergegas mengabari Clara soal ini.
"Hen............hen................ry.............................men...ing.....gal?" Clara kaget.
"i..i...ya....."
"Ke....kenapa?"
"Leuk....kimia......... sejak 4 bulan yang lalu. emang kamu nggak tau?"
"N.gg...ak."
Clara langsung membuka buku kecil yang diberikan Hennry, dan langsung membuka halaman terakhir bagian buku itu. Lalu, Clara membuka buku Mitologi Yunani yang diberikan Hennry, lalu terjatuh 1 amplop dan foto mereka. Clara menangis. Terkesiap.
Jasad Hennry dikuburkan. Clara menatap dalam dalam jasad Hennry.
"hennry, aku mau ngucapin sesuatu untuk kamu. Aku sayang kamu. you're the best. Thank u,Darl! for everything we do.. Aku juga sayang kamu. makasih udah kecup kening aku semalem, meskipun aku nggak ngerti apa artinya itusemua.............. Makasih,ya............Thank u,Darl!" batin Clara dalam hati.
"Thank u,Darl! For everything we do." desisnya lirih, mengeluarkan semua tenaganya untuk mengatakan itu dihadapan makam Hennry.
0 comments:
Post a Comment