Friday, August 3, 2012

Jar Of Love


Ketika hati yang patah mulai mengeluarkan sinarnya..
Ketika hati yang patah mulai menemukan cinta sejatinya..
Semua akan terasa berbeda.
Sangat amat berbeda.

Ketika hati yang pernah patah mulai diperbaiki...
Ketika hati yang pernah patah mulai dilihat...
Saat itupula, saya, dengan segala sisi kekurangan yang pernah ada, mulai melihat kamu.
Bukan, bukan kamu yang pernah mematahkan hati saya.

Ketika hati yang patah mulai ditutupi canda..
Ketika hati yang patah mulai ditutupi tawa..
Saat itu pula, saya, dengan segala ini dan itu saya melihat kamu.
Bahwa sebenarnya saya yang salah. Saya yang selalu melihat sisi kekurangan-mu.

Ketika hati yang patah mulai berbunga...
Ketika hati yang patah mulai merasakan cinta..
Saat itu juga, saya menyadari. Saya melihat kamu, bukan sebagai siapapun.
Saya melihat kamu sebagai lelaki, bukan sahabat ataupun teman yang layaknya dijadikan musuh.

Ketika hati yang berbunga perlahan mulai retak........
Ketika hati yang berbunga juga mulai gugur.........
Saat itu juga, saya berharap. Kamu bertahan dengan saya.

Dan akhirnya, kamu pergi. Membuat saya dengan hati yang penuh luka.
Membuat saya memandang kamu sebagai kamu yang berbeda.
Kamu yang takkan pernah lagi sama.
Kamu yang selalu membuat saya tersenyum bosan.
Kamu yang selalu membuat saya tersenyum kelam.
Kamu juga yang selalu membuat saya tersenyum layaknya seorang putri mahkota.

Hingga akhirnya, saya mulai merasakan perasaan itu lagi. lagi,lagi dan lagi.
Hingga akhirnya, rasa ini benar-benar tumbuh seiring berjalannya waktu.
Hingga akhirnya, rasa ini benar-benar kuat dan tidak dapat ditutupi.
Hingga akhirnya, luka ini tertutup dengan rapat dan rapih, seolah tak pernah ada luka.
Hingga akhirnya, hati ini benar-benar berbunga.

Meskipun, saya tahu. Luka ini akan selalu mengaga lebar.
Meskipun, saya tahu. Luka ini takkan pernah tertutup.
Tapi, saya menyangkalnya. Saya akan berusaha. untuk menutupinya.

Dan mulai lagi melihat kamu,kamu,kamu dan kamu.
Kamu, makhluk yang sama. yang saya pandang indah sepanjang masa.

Dan.............................akhirnya..............
Luka ini berhasil kamu tutup dengan cara membuatku tersenyum.
Luka ini berhasil kamu obati dengan cara membuatku senang.
Luka ini berhasil kamu jahit dengan cara mengerti diriku.
Luka ini berhasil menjadi bunga dengan caramu membuatku tersenyum, sedih, atau senang.
Senyum kelam.

0 comments:

Post a Comment